Rabu, 23 Desember 2009

Perintah- Perintah DOS

Perintah - Perintah DOS

1. ATTRIB : Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah atribut file
Contoh pemakaian:
Mengubah atribut file README.TXT menjadi hidden
ATTRIB +h README.TXT
Mengaktifkan atribut hidden sekaligus atribut system pada file README.TXT
ATTRIB +h +s README.TXT.
ATTRIB
Digunakan untuk mengubah file permission,misalnya membuat file berattribut read only,Hidden dan sebagainya.
Bentuk umumnya :
ATTRIBUT(+R|-R) (+A|-A) (+S|-S)( +H|-H) ((drive:)(path) filename) (/S)
Parameter : (drive:)(path) filename menentukan letak & nama dari file yang diubah.
? + : mengadakan suatu attribute.
? – : menghilangkan attribute.
? R : mengubah attribute file menjadi Read Only.File yang telah diubah menjadi read only tidak dapat diubah diganti ataupun dihapus.
? A : mengubah attribute file menjadi Archieve (file yang telah memiliki arsip).
? S : mengubah attribute menjadi system.


2. CLS : Perintah internal. Untuk menghapus layar monitor atau membersihkan semua tulisan yang ada di layer computer.


3. COPY : Perintah internal. Untuk mengkopi file
XCOPY
Bentuk Umum:
XCOPY SUMBER [DESTINATION] [/Y|-Y] [/A|/M] [/D:DATE] [/P] [/S] [/E] [/V][/W]
DESTINATION diisi dengan subdir letak file secara lengkap.
? /Y : Untuk tidak menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
? /-Y : Untuk menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
? /A : Menyalin hanya pada file yang berattribut archieve(arsip).
? /M : Menyalin file yang telah diberi attribute archieve. Switch ini berbeda dengan /A karena Switch /M merubah attribute file asal.
? /D : date menyalin hanya file yang dimodivikasi pada tanggal yang telah dispesifikasikan.
? /P : digunakan agar MS-DOS menanyakan terlebih dahulu setiap aktifitas XCOPY.
? /S : Menyalin suatu diraktori berikut seluruh file dan subdirektori didalamnya, kecuali direktori kosong.
? /E : Digunakan bersama switch /S yang fungsinya untuk menyalin suatu direktori berikut sub-sub directory didalamnya termasuk direktori yang kosong.
? /V : untuk memeriksa setiap file yang disalinkan tersebut sama dengan file asal.
? /W : Digunakan agar MS-DOS menampilkan pesan-pesan terlebih dahulu dan
menanyakan tindakan selanjutnya,sebelum xccopy menyalin file-file tersebut.


4. DEL : Perintah internal. Untuk menghapus file Bentuk umum : Del[nama_file]


5. DIR : Perintah internal. Untuk melihat daftar file/folder di folder/direktori tertentu. Bentuk umumnya : DIR(drive:)(path)(filename)(/p)(/w)(/a)((:atribs))(/o)((:)(/s)(/b)


6. MD : Perintah internal. Untuk membuat direktori/folder baru



7. RD : Perintah internal. Untuk menghapus folder (folder kosong)



8. REN : Perintah internal. Untuk mengubah nama file/folder



9. TYPE : Perintah internal. Untuk melihat isi file



10. EDIT : Perintah eksternal. Untuk mengedit file teks (interaktif)



11. FDISK : Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/membuat partisi harddisk



12. FORMAT : Perintah eksternal. Untuk memformat disket/harddisk



13. MORE : Untuk mencegah tampilan menggulung terus-menerus



14. SYS : Eksternal apa internal ya? Yang jelas untuk membuat disket/harddisk jadi bootable


Perintah-perintah tingkat lanjut:

15. DEBUG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah isi file dalam format heksadesimal


16. REG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/menghapus key/value registry


17. TASKKILL Perintah eksternal. Untuk menghentikan/membunuh proses yang sedang berlangsung


18. TASKLIST Perintah eksternal. Untuk melihat daftar proses yang sedang berlangsung

19. Perintah-perintah BATCH
Melihat daftar file/folder dalam direktori/folder tertentu
DIR (tanpa parameter)
Melihat daftar file saja
DIR /a-d
Melihat daftar folder saja
DIR /ad
Melihat daftar file yang tersembunyi
DIR /a-dh
Melihat daftar folder yang tersembunyi
DIR /adh
Melihat daftar file/folder yang tersembunyi
DIR /ah


20. MD|MKDIR (Make directory)
Digunakan untuk membuat sebuah direktori dalam disk.
Bentuk umum: MD [Nama_direktory]


21. CD /CHDIR
Perintah ini digunakan untuk pindah directory atau mengubah directory aktif.


22. RD (Remove Directory)
Perintah RD digunakan utuk menghapus subdirectory.
Bentuk Umum: RD [nama_sub_directory]
Syarat agar bisa menghapus sebuah directory adalah:
- Posisi penghapusan subdirectory yang akan dihapus harus berada diluar dari subdirektori tersebut.
- Direktori yang akan dihapus harus benar-benar kosong.Jika tidak kosong gunakan insstruksi del*.*


23. DELTREE
Bentuk Umum:
DELTREE (/Y)(drive:)path
• Drive path menentukan letak dan nama direktori yang akan dihapus.
• Switch /y agar perintah deltree tidak menampilkan konfirmasi penghapusan


24. DATE
Berfungsi untuk mengubah tanggal dari system dos.Bentuk/format pengisiannya adalah mm-dd-yy atau bulan,tanggal,tahun.


25. VER
Digunakan untuk menampilkan versi DOS yang digunakan.


26. VERIFY
Digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan proses freifikasi system.
Bentuk Umum: Verify ON/OFF


27. CHKDSK
Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang ditemukan pada FAT(file system),keutuhan dari file dan disk,menampilkan total memory yang masih tersedia,melihat sitemnya serta dapat juga memperbaikinya bila ada kesalahan. Jika CHKDSK menjumpai adanya error maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya.
Bentuk: CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V)
Parameter
/F :digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk.
/V :digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory
Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika terjadi kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan atau error tersebut.


28. DISKCOPY
Digunakan untuk membuat salinan disket.dalam DOS Versi 6.X perintah ini bisa digunakan untuk menyalin satu sumber ke sumber lainnya
Bentuk Umum: DISKCOPY (drive1:drive2:))(/1(/V)


29. SWITCHES
/1 :menyaliln hanya pada satu bagian saja.
/V :menguji file yang telah disalin.


30. FDISK
Digunakan untuk mengetahui informasi tentang partisi harddisk yang dimiliki serta dapat juga melakukan:
• Membuat partisi dan drive Logical (Logical Drive).
• Mengatur partisi yang aktif.
• Menghapus partisi dan logical drive.
Bentuk Umum: FDISK/STATUS/MBR
Keterangan :
/status : Untuk menampilkan informasi tentang partisi dari sistemkomputer kita.
/mbr : Master Boot Record parameter ini bisa ditambahkan jika kita ingin memformat
hard disk yang terinfeksi Virus boot record.

Senin, 21 Desember 2009

Senin, 14 Desember 2009

Iseng-iseng Bae..

bingung mau ngepost apa ...

MENGHITUNG JUMLAH GAJI ( PASCAL )

program upah;
uses wincrt;
var
nama:array [1..8] of string;
gol:array [1..8] of char;
brs,i:integer;
totbyr,jlmbr,jjk,upk,upl:array [1..8] of longint;
begin
FOR I:=1 TO 8 DO
BEGIN
WRITE('NAMA KARYAWAN:');READLN(NAMA[I]);
WRITE('JAM KERJA :');READLN(JJK[I]);
WRITE('JAM LEMBUR :');READLN(JLMBR[I]);
WRITE('GOLONGAN :');READLN(GOL[I]);
END;
CLRSCR;
gotoxy(25,1);writeln ('MENGHITUNG TOTAL GAJI');
{12345678911234567892123456789312345678941234567895123456789612345678971234567898}
writeln('------------------------------------------------------------------------');
writeln('|No| Nama | Jam | Jam |Golongan| Upah | Upah | Total |');
writeln('| | Karyawan | Kerja |Lembur| | Kerja | Lembur | Bayar |');
writeln('------------------------------------------------------------------------');
brs:=6;
for i:=1 to 8 do
begin
writeln('| | | | | | | | |');
gotoxy(2,brs);writeln(i);
gotoxy(5,brs);WRITELN(nama[i]);
gotoxy(17,brs);WRITELN(jjk[i]);
gotoxy(25,brs);WRITELN(jlmbr[i]);
gotoxy(33,brs);WRITELN(gol[i]);
if (gol[i]='A') then
begin
upk[i]:=50000;
upl[i]:=5000;
end
else
if (gol[i]='B') then
begin
upk[i]:=40000;
upl[i]:=4000;
end
else
if (gol[i]='C') then
begin
upk[i]:=30000;
upl[i]:=3000;
end
else
if (gol[i]='D') then
begin
upk[i]:=20000;
upl[i]:=2000;
end;
gotoxy(41,brs);writeln(upk[i]);
gotoxy(49,brs);writeln(upl[i]);
totbyr[i]:=(jjk[i]*upk[i])+(jlmbr[i]*upl[i]);
gotoxy(61,brs);writeln(totbyr[i]);
brs:=brs+1;
end;
begin
writeln('------------------------------------------------------------------------');
writeln;
end;
end.

Minggu, 06 Desember 2009

SISTEM PAKAR

----------------SISTEM PAKAR------------------------
Sistem pakar merupakan sebuah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta dan teknik penalaran yang dimiliki manusia sebagai pakar yang tersimpan di dalam komputer, dan digunakan untuk menyelesaikan masalah yang lazimnya memerlukan pakar tertentu (Martin dan Oxman, 1998).
“Sistempakar” yang baik dapat menyelesaikan masalah dengan
lebih sempurna, sebanding dengan seorang pakar yang mempunyai pengetahuan dalam
bidang tertentu.
Sistem pakar adalah program “artificial inteligence” (”kecerdasan buatan” atau AI) yang
menggabungkan basis pengetahuan dengan mesin inferensi. Ini merupakan bagian
software spesialisasi tingkat tinggi atau bahasa pemrograman tingkat tinggi
(High level Language), yang berusaha menduplikasi fungsi seorang pakar dalam satu bidang keahlian tertentu. Program ini bertindak sebagai konsultan yang cerdas atau penasihat dalam suatu lingkungan keahlian tertentu, sebagai hasil himpunan pengetahuan yang telah dikumpulkan dari beberapa orang pakar. Dengan demikian seorang awam sekalipun bisa menggunakan sistem pakar itu untuk memecahkan berbagai persoalan yang ia hadapi.
Sistem pakar dengan desain yang benar dan sejumlah komponen yang saling bekerja sama untuk membentuk suatu kesatuan integrasi, akan dapat digunakan oleh orang awam untuk membantu memecahkan masalah tertentu dan bagi seorang ahli, sistem pakar dapat dijadikan alat untuk menunjang aktivitasnya yaitu sebagai sebagai asisten
yang berpengalaman.

“Konsep Dasar Sistem Pakar”
mencakup beberapa persoalan mendasar, antara lain siapa yang disebut pakar, apa yang dimaksud dengan keahlian, bagaimana keahlian dapat ditransfer, dan bagaimana sistem bekerja.
Pakar adalah orang yang memiliki pengetahuan, penilaian, pengalaman, metode khusus, serta kemampuan untuk menerapkan bakat ini dalam memberi nasihat dan memecahkan masalah. Pakar biasa memiliki beberapa konsep umum. Pertama, harus mampu memecahkan persoalan dan mencapai tingkat performa yang secara signifikan ebih baik dari orang kebanyakan. Kedua, pakar adalah relatif. Pakar pada satu waktu atau satu wilayah mungkin tidak menjadi pakar di waktu atau wilayah lain. Misalnya, mahasiswa kedokteran mungkin disebut pakar dalam penyakit dibanding petugas administrasi, tetapi bukan pakar di rumah sakit terkemuka.
Biasanya pakar manusia mampu melakukan hal berikut : Mengenali dan merumuskan persoalan, Memecahkan persoalan dengan cepat dan tepat, Menjelaskan solusi tersebut, Belajar dari pengalaman, Menyusun ulang pengetahuan, Membagi-bagi aturan jika diperlukan, Menetapkan relevansi Keahlian adalah pengetahuan ekstensif yang spesifik terhadap tugas yang dimiliki pakar.
Keahlian sering dicapai dari pelatihan, membaca, dan mempraktikkan. Keahlian mencakup pengetahuan eksplisit, misalnya teori yang dipelajari dari buku teks atau kelas, dan pengetahuan implisit yang diperoleh dari pengalaman. Pengembangan sistem pakar dibagi menjadi dua generasi. Kebanyakan sistem pakar generasi pertama menggunakan aturan jika-maka untuk merepresentasikan dan menyimpan pengetahuannya. Sistem pakar generasi kedua jauh lebih fleksibel dalam mengadopsi banyak representasi pengetahuan dan metode pertimbangan.
Pengalihan keahlian dari para ahli ke media elektronik seperti komputer untuk kemudian dialihkan lagi pada orang yang bukan ahli, merupakan tujuan utama dari sistem pakar. Proses ini membutuhkan 4 aktivitas yaitu: tambahan pengetahuan (dari para ahli atau sumber-sumber lainnya), representasi pengetahuan (ke komputer), inferensi pengetahuan, dan pengalihan pengetahuan ke user. Pengetahuan yang disimpan di komputer disebut sebagai basis pengetahuan, yaitu: fakta dan prosedur (biasanya berupa aturan). Salah satu fitur yang harus dimiliki oleh sistem pakar adalah kemampuan untuk menalar. Jika keahlian-keahlian sudah tersimpan sebagai basis pengetahuan dan tersedia program yang mampu mengakses basis data, maka komputer harus dapat diprogram untuk membuat inferensi. Proses inferensi ini dikemas dalam bentuk motor inferensi (inference engine). Dan setiap sub sistem mempunyai sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi sistem tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
Terdapat beberapa alasan bagi suatu perusahaan untuk mengadopsi sistem pakar. Pertama, pakar di suatu perusahaan/instansi bisa pensiun, keluar, atau telah meninggal. Kedua, pengetahuan perlu didokumentasikan atau dianalisis. Ketiga, pendidikan dan pelatihan adalah hal penting tetapi merupakan tugas yang sulit. Sistem pakar memungkinkan pengetahuan ditransfer lebih mudah dengan biaya lebih rendah.

“ Kekurangan Sistem Pakar ”
1. Biaya yang sangat mahal membuat dan memeliharanya
2. Sulit di kembangkan karena keterbatasan keahlian dan ketersediaan pakar
3. Sistem pakar tidak 100% bernilai benar

“Mengapa Sistem Pakar diciptakan ?
“Sistem Pakar” diciptakan dan terus dikembangkan untuk menggantikan seorang pakar karena
1. Sistem Pakar dapat menyediakan kepakaran setiap waktu dan diberbagai lokasi
2. Secara otomatis mengerjakan tugas-tugas rutin yang membutuhkan
seorang pakar.
3. Seorang Pakar akan pensiun atau pergi
4. Seorang Pakar adalah mahal dan langka
5. Kepakaran dibutuhkan juga pada lingkungan kritis
“Tujuan sistem pakar” adalah untuk mentransfer kepakaran yang
dimiliki seorang pakar kedalam komputer dan kemudian dapat digunakan oleh orang lain yang bukan pakar.

“ Struktur Sistem Pakar ”
Sistem pakar disusun oleh dua bagian utama, yaitu lingkungan pengembangan (development environment) dan lingkungan konsultasi (consultation environment) (Turban, 1995). Lingkungan pengembangan sistem pakar digunakan untuk memasukkan pengetahuan pakar ke dalam lingkungan sistem pakar, sedangkan lingkungan konsultasi digunakan oleh pengguna yang bukan pakar guna memperoleh pengetahuan pakar.
Tiga komponen utama yang tampak secara virtual disetiap sistem pakar adalah basis pengetahuan, mesin inferensi, dan antarmuka pemakai.
Fasilitas penjelasan sistem merupakan komponen tambahan dari sistem pakar yang berfungsi untuk memberikan penjelasan kepada user mengapa suatu pertanyaan ditanyakan oleh sistem pakar, bagaimana kesimpulan dapat diperoleh, kenapa solusi tertentu ditolak, dan apa rencananya untuk mencapai solusi.

“ Kelebihan Sistem Pakar ”
1. Orang awam bisa menggunakannya
2. Melestarikan keahlian seorang pakar
3. Mampu beroperasi dalam lingkungan yang berbahaya
4. Kemampuan dalam mengakses pengetahuan
5. Bisa berkerja dalam informasi yang tidak lengkap
6. Media pelengkap dalam penelitian
7. Menghemat waktu dalam mengambil suatu ke putusan
8. Proses secara otomatis
9. Keahlian sama dengan seorang pakar
10. Produktifitas


“ Basis Pengetahuan“ (Knowledge base )
Basis pengetahuan berisi pengetahuan relevan yang diperlukan untuk memahami, merumuskan, dan memecahkan persoalan. Basis tersebut mencakup dua elemen dasar :
1. fakta, misalnya situasi persoalan dan teori area persoalan, dan
2. heuristik atau aturan khusus yang mengarahkan penggunaan pengetahuan untuk memecahkan persoalan khusus dalam domain tertentu.
Selain itu, mesin inferensi dapat menyertakan pemecahan persoalan untuk tujuan umum dan aturan pengambilan keputusan ). Heuristik menyatakan pengetahuan peniliaian informal dalam area aplikasi. Pengetahuan, tidak hanya fakta, adalah bahan mentah primer dalam sistem pakar.
Jenis-Jenis Pengetahuan yang dimiliki Seoarang Pakar
• Teori-teori dari permasalahan
• Aturan dan prosedur yang mengacu pada area permasalahan
• Aturan yang harus dikerjakan pada situasi yang terjadi
• Strategi global untuk menyelesaikan berbagai jenis masalah
• Meta-knowledge
• Fakta-fakta


---------------------Perbaikan Pengetahuan Sistem Pakar--------------
Pakar manusia memiliki sistem perbaikan-pengetahuan; yakni mereka dapat menganalisis pengetahuannya sendiri dan kegunaannya, belajar darinya, dan meningkatkannya untuk konsultasi mendatang. Serupa pula, evaluasi tersebut diperlukan dalam pembelakjaran komputer sehingga program dapat menganalisis alasan keberhasilan atau kegagalannya. Hal ini dapt mengarah kepada peningkatan sehingga menghasilkan basis pengetahuan yang lebih akurat dan pertimbangan yang lebih efektif. Komponen tersebut tidak tersedia dalam sistem pakar komersial pada saat ini, tetapi sedang dikembangkan dalam ES eksperimental pada beberapa universitas dan lembaga riset.


“ Fase Pengembangan Sistem Pakar ”
1. assessment
2. knowledge aqcuisition
3. design
4. test
5. documentation
6. maintenance


“ Keahlian-keahlian Seorang Pakar “
• Dapat mengenali dan merumuskan masalah
• Dapat menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat
• Dapat menjelaskan solusi
• Belajar dari pengalaman
• Restrukturisasi pengetahuan
• Dapat menentukan relevansi/hubungan
• Dapat memahami batas kemampuan

PROGRAM MENU;

uses wincrt;
VAR
R,A,S,T,JAWAB:INTEGER
LUAS:REAL;
answer:CHAR;
label 10;
BEGIN
clrscr;
WRITELN (' PILIHAN ');
WRITELN;
WRITELN (' 1. MENGHITUNG LUAS LINGKARAN’);
writeln (' 2. MENGHITUNG LUAS SEGITIGA’);
writeln (' 2. MENGHITUNG BUJUR SANGKAR’);
writeln (' 3. FINISH');
writeln;
write ('pilihan anda 1-4? ');readln (JAWAB);
case (JAWAB) of
1: begin
write('JARI-JARI LINGKARAN : '); readln(R);
LUAS:=3.14*R*R
writeln('LUAS LINGKARAN :',LUAS:8:2);
end;
2: begin
write('ALAS SEGI TIGA : '); readln(A);
write('TINGGI SEGI TIGA :'); readln(T);
LUAS:=0.5*alas*tinggi;
writeln('LUAS SEGI TIGA :',LUAS:8:2);
end;
3:begin
Writeln ('THANK’s SEE YOU NEXT TIME!');
writeln;
writeln('tekan sembarang tombol');
END;
END
writeln ( 'akan menghitung lagi (Y/T)? '); readln(answer);
If (answer ='Y') or (answer ='y') then goto 10;
End;
end.

Selasa, 01 Desember 2009

DUKUNGAN JARINGAN KOMPUTER DALAM MENDISTRIBUSIKAN INFORMASI

MEDIA PENYIMPANAN DATA

Pengertian Media penyimpanan Data

1. Media Penyimpanan Data

Media Penyimpanan merupakan peralatan fisik yang menyimpan representasi data. Media yang bersifat tetap (non-volatile) diperlukan untuk menyimpan data/program secara permanen

Media penyimpanan Terbagi menjadi 2 golongan, yakni :

Þ Penyimpanan Primer : kecepatan akses tinggi, kapasitas lebih kecil, dan berharga mahal (Internal Storage).

Þ Penyimpanan Sekunder : kecepatan akses rendah, kapasitas besar, dan berharga lebih murah (Eksternal Storage).

a. Penyimpana Primer (Primary Storage)

Ada 4 bagian di dalam Primary Storage, yakni :

Þ Input Storage Area

Untuk menampung data yang dibaca.

Þ Program Storage Area

Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan.

Þ Working Storage Area

Tempat dimana pemrosesan data dilakukan.

Þ Output Storage Area

Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu sebelum disalurkan ke alat-alat output.

Þ Control unit section, Primary storage section, dan ALU section merupakan bagian dari CPU.

a.1 Tipe Storage

Berdasarkan hilang atau tidaknya berkas data atau berkas program di dalam storage, yakni :

Þ Volatile Storage

Berkas data atau program akan hilang bila listrik dipadamkan.

Þ Non Volatile Storage

Berkas data atau program tidak akan hilang sekalipun listrik dipadamkan.

a.2 Primary Memory

Primary Memory komputer terdiri atas 2 bagian :

RAM (Random Access Memory)

ROM (Read Only Memory)

a.3 Random Access Memory

Bagian dari Main Memory yang dapat kita isi dengan data atau program dari disc atau sumber lain, dimana data-data dapat ditulis maupun dibaca pada lokasi dimana saja di dalam memori. RAM bersifat volatile.

RAM merupakan jenis memori yang dapat dibaca, diisi dan diubah menurut kebutuhan. RAM mempunyai sifat sementara, maksudnya jika terjadi padam listrik maka data yang ada pada RAM akan hilang. Misal, pada saat anda mengetik sudah sampai dua lembar, tetapi belum disimpan hasilnya ke dalam disket / harddisk, hasil ketikkan anda akan berada dalam RAM. Bila terjadi padam listrik, maka data yang ada di dalam RAM akan hilang.


a.4 Read Only Memory

Memori yang hanya dapat dibaca. Pengisian ROM dengan program maupun data, dikerjakan oleh pabrik. ROM biasanya sudah ditulisi program maupun data dari pabrik dengan tujuan-tujuan khusus.

Misalnya diisi dengan interpreter (penerjemah) bahasa BASIC.

ROM tidak termasuk sebagai memori yang dapat kita pergunakan untuk program-program yang kita buat. ROM bersifat non volatile.

Berfungsi untuk membantu proses kerja komputer. ROM adalah salah satu memori, mempunyai sifat hanya dapat dibaca tidak bisa diubah dan mempunyai sifat yang permanen. Bila terjadi padam listrik, file pada ROM tidak akan hilang.

Tipe Lain dari ROM Chip

PROM (Programmable Read Only Memory)

Jenis dari memori yang hanya dapat diprogram. PROM dapat diprogram oleh user. Data yang diprogram akan disimpan secara permanen.

EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory)

Jenis memori yang dapat diprogram oleh user. EPROM dapat dihapus dan diprogram ulang.

EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory)

Memori yang dapat diprogram oleh user. EEPROM dapat dihapus dan diprogram ulang secara elektrik tanpa memindahkan chip dari circuit board.

b. Penyimpanan (Secondary Memory)

Memori dari CPU sangat terbatas sekali dan hanya dapat menyimpan informasi untuk sementara waktu. Oleh sebab itu alat penyimpanan data yang permanen sangat diperlukan. Informasi yang disimpan pada alat tersebut dapat diambil dan ditransfer pada CPU saat diperlukan.

Alat tersebut dinamakan Secondary Memory (Auxiliary Memory) atau Backing Storage.

b.1 Jenis Secondary Storage

Serial / Sequential Access Storage Device (SASD)

Contoh : Magnetic tape, punched card, punched paper tape

Direct Access Storage Device (DASD)

Contoh : Magnetic disk, floppy disk, mass storage

b.2 Pemilihan Media Storage

Beberapa pertimbangan di dalam memilih alat penyimpanan, yakni :

Cara penyusunan data

Kapasitas penyimpanan

Waktu akses

Kecepatan transfer data

Harga

Persyaratan pemeliharaan

Standarisasi

b.3 Jenis Media Storage

Penyimpanan mekanis :

a. Punch Card

b. Paper Tape

c. Magnetic Tape

d. Magnetic Disk

e. Optical Disk

  1. Punch Card

Dikembangkan pada tahun 1887 oleh Prof. Dr. Herman Hollerith.

Pertama kali digunakan untuk memproses data sensus di Amerika tahun 1890.

Terdiri dari 80 kolom, tiap kolom untuk merekam 1 karakter (1 kartu menampung 80 karakter). Tiap kolom terdiri dari 12 baris horizontal.

Karakter yang direkam tiap kolom dilakukan dengan melubangi baris-baris tertentu sesuai kode yang digunakan (Hollerith Code ) Kumpulan kartu plong disebut Deck.

Deck dari kartu plong sejenis akan membentuk file.

Kartu plong disebut sebagai sebuah unit record.

  1. Paper Tape

Merupakan lembaran kertas continous yang umumnya berukuran lebar 2,5 cm (1 inch) atau 7/8 inch.

Karakter direkam dengan cara melubanginya, dengan menggunakan paper tape punch.

Posisi pelubangan menggunakan kombinasi dari 5 baris lubang atau 8 baris lubang (channel)


  1. Magnetic Tape

Merupakan model pertama dari secondary memory. Merupakan media rekaman yang terbuat dari pita tape tipis yang dilapisi partikel besi oksida / chrom oxide atau artikel lain yang bersifat magnetis.Data disimpan dalam frame yang membentang sepanjang lebar tape. Frame-frame dikelompokkan dalam blok atau record yang dipisahkan dengan gap.Perekaman pada tape dilakukan dengan mengalirkan sinyal listrik melalui head, menghasilkan jejak magnetik pada tape. Informasi pada tape dapat dihapus dan diisi kembali. Terdiri dari 7 track untuk tape dengan kode SBCD atau 9 track untuk kode EBCDIC. Lebar pita 0,5 inch dan tebal 0,15 inch. Panjang pita dapat berupa 300, 600, 1200, 2400 feet setiap reel. Kapasitas dinyatakan dalam bit per inch, yang diukur pada tiap track. Macam-macamnya : reel to reel tape, cassette tape, microcassette tape Jumlah data yang ditampung tergantung pada model tape yang digunakan. Untuk tape yang panjangnya 2400 feet, dapat menampung kira-kira 23 juta karakter. Penyimpanan data pada tape adalah dengan cara sequential.

Keuntungan Magnetic Tape

Þ Panjang record tidak terbatas

Þ Density data tinggi

Þ Volume penyimpanan datanya besar dan harganya murah

Þ Kecepatan transfer data tinggi

Þ Sangat efisien bila kebanyakan / semua record dari sebuah file tape memerlukan pemrosesan seluruhnya (bersifat serial / sequential)

Keterbatasan Magnetic Tape

Akses langsung terhadap record lambat

Masalah lingkungan

Memerlukan penafsiran terhadap mesin

Proses harus sequential (bersifat SASD)

  1. Magnetic Disk

Merupakan media penyimpanan sekunder yang terdiri dari satu atau lebih piringan, terbuat dari metal yang dilapisi iron-oxide. Contoh : satu piringan yakni floppy disk, banyak piringan yakni harddisk Ukuran fisik yakni lingkaran dengan diameter 14 inch, 3,5 inch, 5,25 inch, dan 8 inch, dengan ketebalan rata-rata 0,03 inch. Perekaman data direpresentasikan dengan kedudukan elemen magnetiknya. Data disimpan dalam jalur yang disebut track.


Keuntungan

Akses terhadap suatu record dapat dilakukan secara sequential maupun direct.

Waktu yang dibutuhkan untuk mengakses suatu record lebih cepat.

Response Time cepat.

Kerugian

Harga lebih mahal.

  1. Optical Disk

Optical Disk terdiri dari track spiral dalam satu permukaan flat. Perekaman data dilakukan dengan membakar titik-titik kecil di lapisan permukaan disk dengan menggunakan sinar laser (sifatnya permanen). Tahan terhadap medan magnet.

Sektor-sektor terletak berdampingan. Contoh : CD-RW


2. Main storage

Main storage merupakan tempat untuk menyimpan program dan data. Sebelum proses, program dan data harus “load”(dimasukan)kedalam storage lebih dahulu melalui input Device. Pada saat execiution (pelakssanaan), Instruksi(bagian dari Program) yang ada pada storagedibawa ke control section untuk dianalisa, kemudian data yang diperlukan guna diproses diambil dari main storage untuk dibawa ke ALU data ini diproses sesuai dengan yang diberikan didalam ALU. Setelah selesai proses, hasil dikembalikan main Storage lagi dan diproses dilanjutkan untuk instruksi berikutnya.

Cara memeriksa isi stirage, biasanya dipakai parity check. Yaitu

1. Even parity check

2. odd parity check

perlindungan terhadap isi storage

perlindungan terhadap isi storage oleh apa yang disebut ” storage Protection”. Caranya : storage dibag menjadi beberapa bagian, masing-masing 2K. tiap 2 K block storage ini akan mempunyai kunci sendiri –sendiri ( find block storage key). Sehingga seolah-olah masing-masing block diatas mempunyai kunci. Jadi program / data yang berada didalam storage ini tidak bisa dirusak oleh program lain. Karena memunyai kunci sendiri-sendiri

3. Jenis – jenis Media Penyimpanan Data

1. Media Penyimpanan Sementara (Volatile Storage)
Media penyimpanan ini dapat menyimpan data selama masih ada aliran listrik dan data akan hilang bila tidak ada aliran listrik, oleh sebab itu disebut sebagai volatile. Media penyimpanan ini memiliki keunggulan pada bagian kecepatan aksesnya yang sangat tinggi karena menggunakan metode pengaksesan langsung. Namun media ini memiliki kekurangan, yaitu harga yang mahal dan ukurannya yang kecil. Contoh media penyimpanan ini adalah RAM (Random Access Memory), Cache Memory, dan Register Memory.

2. Media Penyimpanan Permanen (Non-Volatile Storage)
Media penyimpanan ini dapat menyimpan data walaupun tidak ada aliran listrik yang mengalir. Bila dibandingkan dengan volatile storage, Media penyimpanan jenis ini biasanya memiliki kapasitas yang jauh lebih besar. Selain itu, Harga per byte-nya jauh lebih murah dibanding volatile storage. Namun tetap saja memiliki kekurangan, yaitu kecepatan aksesnya sangat lambat dibanding volatile storage. Keunggulan-keunggulan yang ada harus dibayar dengan kecepatan aksesnya. Media jenis ini sebenarnya tidak 100% aman. Media jenis ini juga berpeluang untuk mengalami kerusakan yang menyebabkan data di dalamnya hilang. Contoh dari media jenis ini adalah tape dan disk.

3. Media Penyimpanan Stabil (Stable Storage)
Informasi yang ada dalam media ini dianggap tidak pernah hilang. Media ini merupakan media imajiner atau media yang tidak secara fisik ada. Media ini diimplementasikan dengan cara menyimpan data/informasi ke media penyimpanan permanen, kemudian dilakukan penggandaan di beberapa media penyimpanan permanen yang lain dan dikirimkan ke berbagai belahan dunia. Tujuannya adalah bila suatu waktu suatu lokasi mengalami kegagalan, misalnya oleh bencana alam, maka data yang berada di lokasi tersebut memiliki backup yang berada di lokasi lain.

B. Peralatan Penyimpanan yang mutakhir ( Backing Storage )

Adalah alat yang digunakan sebagai media penyimpanan data, informasi, instruksi maupun program. Peralatan penyimpanan memiliki kapasitas daya dalam byte. Untuk lebih jelasnya Pak Wahyu akan menjelaskannya :

1 byte = 8 byte ( sama dengan satu karakter )

1 kilobyte = 1024 byte

1 Megabyte = 1024 Kilobyte

1 Gigabyte = 1024 Megabyte

1 Terrabyte = 1024 Gygabyte

Peralatan penyimpanan terdiri atas :

q Disket ( Floppy Disk ),

q Harddisk,

q CD ( Compact Disk ),

q Flash Disk,

q DVD.

Untuk lebih memahami, kita akan bahas satu persatu :

q Disket ( Floppy Disk ).

Media ini bentuknya kecil dan ringan serta mudah dibawa. Disket ini ada 2 jenis, yaitu :

3. Double Density ( DD ). Disket ini ada yang mempunyai ukuran disket 5¼ inci dengan kapsitas 360 kilobyte dan ukuran 3½ inci dengan kapasitas 720 kilobyte.

4. High Density ( HD ). Disket ini ada yang mempunyai ukuran disket 5¼ inci dengan kapsitas 1,2 Megabyte dan ukuran 3½ inci dengan kapasitas 1,44 Megabyte.

q Hard Disk.

Harddisk adalah peralatan penyimpanan yang memiliki kapasitas besar. Saat saya membuat materi ini, kapasitas harddisk telah mencapai 250 Gigabyte.



q CD ( Compact Disk )

CD merupakan alat penyimpanan yang mampu menyimpan data 650 sampai dengan 700 MB. Ada 2 jenis CD :

1) CDR ( Compact Disk Read ), CDR ini mempunyai sifat hanya dapat dibaca saja. CDR kosong hanya dapat diisi satu kali saja dengan cara burning. Biasanya CDR digunakan untuk mengisi program komputer / software.

2) CDRW ( Compact Disk Read Write ), mempunyai sifat dapat dibaca dan diisi kembali secara berulang-ulang. CDRW mempunyai sifat yang sama dengan disket dan cocok untuk digunakan dalam penyimpanan data yang dapat diubah-ubah kembali.



q Flash Disk

Alat ini mempunyai bentuk yang kecil, tetapi mempunyai kapasitas yang besar. saat materi ini dibuat, flash disk mempunyai kapasitas dari 256 MB sampai dengan 64 Gigabyte. Alat ini memerlukan piranti yang disebut USB ( Universal Serial Bus ). Flash disk ini dapat bekerja jika dihubungkan dengan USB tersebut.

q DVD ( Digital Versatile Disk )

adalah media penyimpanan yang mempunyai ukuran dan bentuk seperti CD. Dibandingkan dengan CD, DVD mempunyai kemampuan untuk menampung data lebih banyak ( 4 – 17 Gigabyte ). Ada 2 jenis DVD :

1) DVDR = DVD - Recordable, DVDR ini mempunyai sifat hanya dapat dibaca saja. DVDR kosong hanya dapat diisi satu kali saja dengan cara burning.

2) DVDRW = DVD - ReWriteable, mempunyai sifat dapat dibaca dan diisi kembali secara berulang-ulang. DVDRW mempunyai sifat yang sama dengan disket dan cocok untuk digunakan dalam penyimpanan data yang dapat diubah-ubah kembali.

the power of love